MENCARI HUKUM ALLAH

“Sesungguhnya Hak Pembuat Hukum Hanyalah Allah swt”

  • Komentar Terbaru

    infogue di Penyebab Kecelakaan, Rok Mini…
    Esa di Kaulah jadi Penguasa Hati…
    Esa di Jubir HTI Ismail Yusanto: Cerm…
    dayati di Akibat menerima Telpon Saat HP…
    arRa II di GEMBONG2 MUNAFIK
    ressay di Jubir HTI Ismail Yusanto: Cerm…
    canaprasetya di Khilafah Bukan Sistem Tot…
    den Koplak di Pembela Akidah yang Vokal itu…
    Yannah Az Zahra di GEMBONG2 MUNAFIK
    khilafahstuff di RUMAH PALING ANGKER DI INDONES…
  • IP
  • Arsip

  • Flickr Photos

  • Tulisan Teratas

  • Archive for the ‘Tsqofah’ Category

    DEMOKRASI BUKAN DARI ISLAM

    Posted by canaprasetya pada Agustus 9, 2008

    Oleh: Ir. Agus Priyono, MS

    “Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya” (QS. An-Nisa 65).

    “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (sistem hukum) siapakah yang lebih baik dari pada (sistem hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin” (QS. Al-Maidah 50).

    Beberapa waktu lalu, Senin, 12 November 2007, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memperoleh penghargaan Democracy Award yang diberikan oleh Asosiasi Internasional Konsultan Politik (IAPC) di Bali. Penghargaan tersebut, menurut presiden IAPC, Ben Goddard, diberikan atas keberhasilan Indonesia menjadikan negara yang mampu menjalankan sistem demokrasi.

    Pertanyaan yang perlu diajukan, benarkah sistem demokrasi yang diterapkan negeri mayoritas berpenduduk muslim ini sudah mampu memberikan kesejahteraan, ketentraman, kedamaian dan keamanan bagi rakyatnya?

    Secara mendasar, teori demokrasi adalah pemerintahan yang meletakkan kedaulatan di tangan rakyat. Para pemimpin yang diangkat dalam sistem demokrasi terikat dengan kontrak sosial untuk melaksanakan aspirasi rakyat. Adanya kritik, koreksi bahkan pemecatan pemimpin dalam sistem demokrasi, seluruhnya terkait dengan aspirasi rakyat. Intinya, kekuasaan ada di tangan rakyat.

    Makna-makna ini berbeda dan sangat bertentangan dengan hukum-hukum Islam. Dari aspek kekuasaan legislatif dan hak pembuatan sistem, Islam telah memberikannya terbatas kepada Allah dan Rasul-Nya, di mana sumbernya adalah Al Qur’an dan As Sunnah. Dalam Islam, ummat tidak mempunyai hak untuk keluar dari satu nash Islam-pun, meski semuanya sepakat mengenai hal itu. Baca entri selengkapnya »

    Iklan

    Posted in Tsqofah | Leave a Comment »