MENCARI HUKUM ALLAH

“Sesungguhnya Hak Pembuat Hukum Hanyalah Allah swt”

  • Komentar Terbaru

    infogue di Penyebab Kecelakaan, Rok Mini…
    Esa di Kaulah jadi Penguasa Hati…
    Esa di Jubir HTI Ismail Yusanto: Cerm…
    dayati di Akibat menerima Telpon Saat HP…
    arRa II di GEMBONG2 MUNAFIK
    ressay di Jubir HTI Ismail Yusanto: Cerm…
    canaprasetya di Khilafah Bukan Sistem Tot…
    den Koplak di Pembela Akidah yang Vokal itu…
    Yannah Az Zahra di GEMBONG2 MUNAFIK
    khilafahstuff di RUMAH PALING ANGKER DI INDONES…
  • IP
  • Arsip

  • Flickr Photos

  • Tulisan Teratas

  • Pembela Akidah yang Vokal itu Dibungkam Dipenjara

    Posted by canaprasetya pada Juli 3, 2008

    Coba kamu bandingin antara Munarman dan Alisher, ada persamaannya gak?

    user posted image user posted image

    Syabab.Com – Kuasa Hukum Munarman Syamsul Bahri Radjam dan 7 pengacara lainnya mengadukan kliennya kepada Komnas HAM, Selasa (24/6) kemarin. Pengaduan ini terkait dengan perlakuan pihak kepolisian yang tidak memberikan kesempatan kepada Munarman berbicara kepada publik. Munarman dilarang untuk menjelaskan yang terjadi sebenarnya mengenai kasus yang menimpa dirinya kepada wartawan.

    Syamsul menambahkan ada indikasi pelanggaran hak untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat. Ada pihak-pihak tertentu yang ingin Munarman dibungkam. Seperti diketahui, selama ini Munarman termasuk vokal mengkritik beberapa kebijakan pemerintah seperti kenaikan BBM, keberadaan lab NAMRU-2, kasus BLBI dan lainnya.

    Ada pula tidakan berlebihan yang dilakukan polisi dalam upaya pencarian Munarman beberapa waktu yang lalu. Misalnya, pada saat penggeledahan di rumahnya, Munarman dikenakan pasal 6 dan 17 UU Terorisme. Sehingga polisi bebas menggeledah isi rumah dan mengambil beberapa barang pribadi milik Munarman.

    Syamsul sangat menyayangkan sikap polisi tersebut. ”Munarman bukan teroris, juga bukan koruptor. Dia hanya membela akidah kok,” ujarnya.

    Syamsul juga berpendapat pengusutan insiden Monas sangat diskriminatif. Kepada kliennya, polisi menetapkan status DPO (daftar pencarian orang) tanpa didahului dengan pemanggilan sebagaimana prosedur proses pidana dalam KUHAP. Polisi pun mengerahkan tim polisi yang sangat banyak dan mengaktifkan seluruh jajaran Polda dalam pencarian Munarman. Hal ini mengesankan seolah-olah Munarman adalah penjahat dan musuh nomer satu di negara ini.
    Sementara itu, pada pihak AKKBB, polisi tidak bertindak seperti yang dilakukan kepada Munarman. Padahal semestinya polisi menghormati prinsip equality before the law dalam mengusut insiden Monas tersebut. Apalagi Kapolri sudah menyatakan bahwa insiden Monas tidak lepas dari kesalahan AKKBB dan AKKBB sendiri yang mencari masalah. [si/syabab.com]

    DIposting Cana Prasetya, SH Sumber: Syabab.Com

    Iklan

    Satu Tanggapan to “Pembela Akidah yang Vokal itu Dibungkam Dipenjara”

    1. den Koplak said

      yah, namanya negeri ini semua aturan serba ga jelas, yg bikin ga jelas, UUnya ga jelas, apalagi aparatnya ga jelas, gimana masyarakat mo jelas???? Tetap semangat Mun!

    Tinggalkan Balasan

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: