MENCARI HUKUM ALLAH

“Sesungguhnya Hak Pembuat Hukum Hanyalah Allah swt”

  • Komentar Terbaru

    infogue di Penyebab Kecelakaan, Rok Mini…
    Esa di Kaulah jadi Penguasa Hati…
    Esa di Jubir HTI Ismail Yusanto: Cerm…
    dayati di Akibat menerima Telpon Saat HP…
    arRa II di GEMBONG2 MUNAFIK
    ressay di Jubir HTI Ismail Yusanto: Cerm…
    canaprasetya di Khilafah Bukan Sistem Tot…
    den Koplak di Pembela Akidah yang Vokal itu…
    Yannah Az Zahra di GEMBONG2 MUNAFIK
    khilafahstuff di RUMAH PALING ANGKER DI INDONES…
  • IP
  • Arsip

  • Flickr Photos

  • Tulisan Teratas

  • FPI dan NU, Fitnah itu bernama Ahmadiyah

    Posted by canaprasetya pada Juni 8, 2008

    Rabu, 2008 Juni 04

    Bermula dari sepak terjang Ahmadiyah hingga timbul Fatwa MUI tentang penyimpangan Aqidah hingga diambil keputusan untuk dibubarkan, FPI merupakan salah satu garda terdepan menjaga dan mengusung fatwa MUI tsb.

    Setelah di konfirmasikan kepada aparat terkait mengenai gerakan penyimpangan ini, negara belum mengambil langkah kongkrit dalam menyelamatkan pondasi negara yaitu sila pertama Pancasila, Negara berketuhanan YME artinya negara belum mampu menjaga agama mayoritas di Republik ini. Usaha Ahmadyah dalam menjaga gerakannya, berhasil meloby pihak2 terkait untuk menunda eksekusi pembubaran jemaah ini.

    Salah satu langkah dalam menggagalkan pemerintah membubarkan mereka, Ahmadiyah berkoalisi dengan paham-paham sejenis. Dengan bergabung dalam AKK-BB, posisi ahmadiyah semakin nyaman.

    Faktor pengganjal yg paling berat dirasakan adalah ketika mereka berhadapan dengan FPI. Yang nota bene mempunyai karakter yg keras. Dibuatlah strategi baru mengenai insiden monas dengan cara mengejek sebutan laskar kafir dan laskar setan dan gertakan sambal untuk menstimulasi amarah dengan cara menodongkan dan menembakkan senjata api keudara.

    Ahmadiyah berhasil memancing emosi Laskar FPI dan menjadikan tameng wanita dan anak-anak sebagai dalih menjatuhkan popularitas FPI. Skenario JIL dan Ahmadiyah ini terbukti berhasil dengan cara mengirimkan bukti foto dan rekaman emosi laskar dalam insiden tsb.

    Tidak cukup disitu opini kebrutalan FPI diekspos secara besar-besaran melalui semua media, mulai dari internet, TV, radio, koran dan majalah. Track record FPI dalam menghancurkan mafia kemaksiatan di ibukota diubah opini sebagai track record kebrutalan dan bangsa bar-bar dalam memporak porandakan masyarakat umum.

    Upaya penghancuran FPI berjalan dengan mulus dengan cara menghasut masyarakat dengan opini terbalik bukan lagi sebagai pembela Islam tapi penghancur Islam. Isu Pembubaran dan hukuman ramai di bicarakan dan dielukan sampai poling pun digelar.

    Pemerintah dengan bahasa “negara” mengambil langkah serupa sejalan isu yang berkembang, tidak lagi menjaga agama mayoritas ini tapi mengeksekusi pembela agama dengan cara menjebloskan 50 orang lebih kedalam tahanan negara, tidak tertinggal pimpinan FPI, Habib Riziq Shihab. 20 DPO digelar bak residivis yg telah nelakukan pelanggaran berat.

    Masyarakat masih tetap memelihara opini yg terjadi, di warung, rumah hingga meja makan obrolan seputar sepak terjang FPI menjadi kebrutalan yg mengerikan seperti pembantaian ribuan orang meninggal akibat tsunami di ACEH

    1500 aparat kepolisian lengkap menjemput FPI di sekretariatan mereka di petamburan. bak penyerbuan ke markas musuh, dengan peralatan penuh dan lengkap seperti instruksi komando POLRI.

    Tubuh-tubuh kecil dan berjanggut itu digiring kedalam mobil tahanan dan kemudian dijebloskan kedalam penjara. Wajah wajah berwudhu yang awalnya ingin menjaga eksistensi agama mereka menjadi tawanan negara yg sangat mengerikan melebihi kelompok rahasia SINBAD milik Israel.

    Nafsu Ahmadiyah belum dipuaskan sampai dengan keluar statemen GUSDUR yg notabene mempolitisir NU sebagai tunggangan politiknya dan ISRAEL sebagai gandengannya mengusulkan pembubaran FPI. Terpancing statemen gusdur habib Rizq membalas dengan lebih tajam dan pedas. Harapan Ahmadiyah dan Gusdur dalam menghancurkan musuh bebuyutan mereka berhasil dengan respon dari BANSER NU yg siap mengerahkan ribuan orang ke Jakarta untuk membubarkan sekretariat FPI yg merupakan rumah Habib Rizq berisikan hanya istri dan 6 orang gadis anaknya.

    Tidak bisa dibayangkan, ketika sang ayah berusaha menjaga istri dan 6 anaknya harus berhadapan dengan ribuan orang dengan wajah garang yg telah dilengkapi ilmu kebal dan siap perang.

    Sekali lagi FPI yg awalnya berusaha menjaga eksistensi dasar negara pancasila sila 1 yaitu agama masyarakat mayoritas bangsa ini berubah menjadi target pembumi hangusan dari peta republik ini.

    Ahmadiyah, JIL, Gusdur dan konco-konconya tertawa puas karena berhasil mengantongi FPI dan Banser NU yg beringas ke dalam satu penjara dengan alasan yang sama, tindakan kekerasan terhadap orang lain.

    Apa yang berbeda dari FPI dan NU ????

    Anda bisa menilai sendiri dari kronologi yg saya paparkan diatas.

    Dimana ustad kami yg selalu tersenyum dengan sorban hijau dan janggut diwajahnya?
    Dimana ustad yg dulu mengajarkan alif ba ta tsa di surau kami?
    Dimana ustad yg dulu memberikan tausiah tentang iman dan Islam di langgar2 kampung?
    Dimana ustad yg mengajarkan etika, sopan santun dan akhlaqul karimah kepada kami?

    Ustad2 itu sudah tidak ada, yang ada ustad2 yg menunggangi ummat untuk kepentingan pribadi.
    Tidak ada lagi uluran tangan untuk kami cium sebagai hormat kami
    Tidak ada lagi yg mentartil tilawah kami
    Tidak ada lagi yg mentausiahkan kami untuk tegar dalam Iman dan Islam
    Tidak ada lagi penjaga akhlaq kami

    yang ada adalah para ustad dan santri yang siap menghajar kami
    membubarkan tempat pengajian kami
    menghancurkan rumah dan sekretariat tempat kami berkumpul dan tilawah qur’an
    jumlahnya ratusan bahkan ribuan
    datang dari jauh
    bukan untuk mentausiahkan kami
    mengajak kami mengaji
    tapi menghancurkan kami

    karena kami menjaga eksistensi agama Islam ini, yang dulu telah diajarkan mereka kepada kami.

    Dimana ulama itu ?
    Dimana MUI itu ?
    Dimana Ummat Islam ???

    Ketika penjara penuh dengan orang pengajian dan ustad yg komit dalam Islam
    Selamat datang kemaksiatan
    Selamat datang penyimpangan
    Selamat datang kebebasan

    Fitnah itu bernama Ahmadiyah

    20 komentar:

    Ambush mengatakan…
    Kepada FPI, berubahlah menuju da’wah yang welas asih. Kemungkaran yg terjadi harus dilawan dgn ilmu dan diskusi. Allah SWT pasti akan menurunkan pertolongan pada kita, dan menyelawatkan orang-orang yg ikhlas. Tindakan keras memang perlu dilakukan, ketika hak-hak kita sebagai kaum muslim dan mukmin telah direbut, dijajah dan diingkari. Tetaplah istiqomah pada Allah dan RasulNya. Semoga Allah SWT menurunkan pertolongan dan kesabaran pada FPI dan simpatisannya. Mari kita selalu tawakal, melalui shabar dan sholat, dimanapun, walaupun ketika sedang terhimpit dinding penjara. Ingatlah, surga ganjaran bagi saudara-saudara yang ikhlas membela Din Nya karena Allah semata. Dunia ini tidak berarti kecuali bagi orang-orang kafir dan munafik seperti mereka itu.

    2008 Juni 4 16:30
    abu mengatakan…
    Astaghfirullah..kolaborasi kaum kufar dan munafik semakin merajalela. Ahmadiyah harus dibubarkan. Gus Dur juga harus bubar karena sepak terjang Gus Dur banyak merusak sendi-sendi Islam.
    Kaum muslim yg masih mempunyai aqidah yg lurus harusnya merapatkan barisan. Media perss harus ada tandingannya, semoga ada kaum muslim yg mempunyai uang bisa mewujudkan dan membuat media (TV,Radio,WEBsite,dll) yg membela kepentingan Islam. Al Jazeera salah satu stasiun TV yg saat ini sdh bisa mengcounter manipulasi berita kaum kafir.Indonesia seharusnya juga sdh bisa memiliki statiun TV seperti ini. Media cetak juga hampir semuanya milik musuh islam,tinggal Republika..mana suaramu.
    Media internet di kita masih kurang, baru Eramuslim, swaramuslim yang masih menyuarakan hati nurani islam dan pembela islam. Sudah saatnya kita membuat media tandingan baik itu dalam bentu WEbSite, Bloger,pooling. Ayo para mujahid siapkan diri anda, anda juga bisa berjihad melalui sarana lain. Maju terus Saudaraku di FPI. Allahu Akbar.

    2008 Juni 4 17:33
    camur mengatakan…
    fpi itu adalah penghianat Umat Islam dan bangsa Indonesia, umat FPI adalah manusia sampah yg brutal, tidak dapat melihat masalah secara jernih, mereka merasa bahwa merekalah yg boleh berorasi di monas, sedangkan yg lain tdk boleh, bahkan di depan tugu monas dan di depan istana presiden sebagai lambang eksistensi indonesia dan juga di hari lahir pancasila mereka menunjukkan kebrutalan kriminal. jika benar mereka adalah mencerminkan sosok muslim yg berorientasikan kedamaian maka semestinya siapapun yg berdampingan dengan mereka ketika demo tidak akan terjadi komplik, rekaman video sudah menunjukkan bukti bahwa FPI hanyalah sampah kriminal berjubahkan islam. mereka bahkan menolak Muhammadiyah, NU, dll. dengan mengancam para pemimpinya, misalkan Amin Rais, Sutrisno Bachir, Gusdur, dll

    2008 Juni 4 18:16
    miftah mengatakan…
    Demi Allah apapun yg terjadi ampe mampus gw tetep dukung FPI gw ga bakalan gentar angdepin banserke ansorke lo mo pake ilmu tekbalke ilmu kuduke LO ape Gw dukuyan nyang mati

    2008 Juni 4 18:59
    Wira mengatakan…
    Satu hal yang menjadi kelemahan FPI yang bisa dimanfaatkan amat sangat baik oleh lawan-lawan Islam secara umum adalah FPI berhaluan keras, namun kurang strategic.

    Maaf para kader dan pengurus FPI, saya perlu menyampaikan kritik internal ini karena kekerasan ini bisa menjadi bumerang bagi kita sendiri jika kita serampangan menggunakannya.

    Saya setuju dengan pemberantasan kemungkaran dengan TANGAN, dengan MULUT, dan kalau tidak bisa juga dengan HATI yang menunjukkan selemah-lemahnya iman yang kita punya. Hanya saja FPI harus bisa membaca peta ‘peperangan’ saat ini yang lebih mengedepankan OPINI. Jangan sampai Fighting Spirit thd kemungkaran ini (karena ulah beberapa orang tidak bisa menahan diri) DIBELOKKAN dan DIMANFAATKAN untuk kepentingan musuh2 ISLAM.

    FPI membawa nama ISLAM, memperjuangkan nilai-nilai ISLAM agar tegak di bumi ini, cara keras?? itu boleh-boleh saja namun merupakan upaya terakhir yang bisa ditempuh jika upaya dialog dan diskusi sudah mentok.

    Diprovokasi? sebetulnya FPI bisa meminta beberapa kamera-man meliput orang-orang provokator tersebut, mengumpulkan bukti-bukti, kemudian menyerukan didepan kamera bahwa FPI akan meminta provokator tersebut untuk menghentikan aksinya, dan memberi ultimatum jika tidak juga berhenti, maka Nahi-munkar dengan TANGAN bisa terlaksana.

    Tak ada salahnya FPI selalu membawa kamera/handycam dalam setiap aksinya untuk menandingi pembelokan OPINI yang dilakukan oleh Media di Indonesia yang notabene sebagian sudah dikuasai oleh Rupert Murdoch, Raja Media Yahudi dari Amerika.

    Jadi, sekali lagi saya dukung terus perjuangan FPI, jangan patah semangat, kalian tidak tergantung kepada satu pemimpin, tapi kalian dipimpin oleh arah akidah yang sama, terus tegakkan Nahi-munkar, namun pikirkan strategi-stategi jitu meng-counter balik serangan OPINI media cetak/televisi/internet dan sebagainya.

    SELAMAT BERJUANG, ALLAHUAKBAR…

    2008 Juni 4 19:18
    faris mengatakan…
    COUNTER OPINI DI MEDIA
    (Mungkin bisa menjadi Solusi untuk FPI)

    Saat ini sudah banyak opini yang memojokkan FPI agar segera dibubarkan…baik dari media2, partai, ormas islam, ormas non islam, dll….

    Mereka membawa data kekerasan FPI….

    Ane usul agar FPI mengcounter itu semua dengan melakukan pers conference….

    1. Undangan terbuka ke seluruh media massa…
    2. Beri klarifikasi….
    3. FPI banyak mengerjakan Amar Ma;ruf juga…

    sebutkan datadata prestasi amar ma’ruf FPI, spt pengirman aktifis membantu korban tsunami aceh, ane denger vcdnya ada ya…boleh tuh sekalian di putar bareng wartawaan…, bantuan banjir, bantuan kebakaran, bantuan keamaanan….dll (saya harap FPI punya data konkritnya, bisa di berikan ke wartawan kegiatan FPI utk amar ma’ruf.

    tujuannya : agar mereka berfikir bahwa ormas FPI banyak juga melakukan perbuatan yg membantu neegara….

    2. utnuk mengcounter FPI sebagai organisasi yg meresahkan….

    bisa dicounter dg memutar opini dari :

    1. apakah masyrakat sekitar FPI sering resah atau tenang dg adanya FPI..bisa dibuat wawancara dg masyarakat tsb…

    Yang bisa mengatakan meresahkan itu : masyarakat, bukan anggota dpr, pembuat maksiat, pembuat kesesatan, dll

    2. Tanya ke masyarakat yang meresahkan itu acara maksiat, tempat maksiat atau markas fpi??

    3. Buktikan bahwa tindakan kekerasan FPI tidak ada yang masuk pengadilan dan dikategorikan bersalah…kalau tidak salah hanya 1 yg terbukti bersalah dari beberapa perusakan yg dilakukan…

    4. Menggangu ketertiban umum….
    ini hrs dicounter dg bahwa yg mengganggu ketertiban umum itu siapa? warung remang remang, demo tanpa ijin, tempat maksiat yg dibiarkan? atau markas fpi?

    5. bandingkan dengan kasus Tuban yg merusak kantor gubenur dan fasilitasnya yg dilakukan oleh PKB gusdur, saya rasa ini yg harus dibubarkan, jelas mengganggu fasiltas dan ketertiban umum..

    semoga hal hal ini bisa dikomunikasikan dan diopinikan ke media….

    salah satu yg bagus adalah dg press conferences…

    Insya Allah opini FPI akan membaik, dg di tampilkannya opini dan liputan amar ma’ruf FPI diberbagai daerah…

    amin…

    2008 Juni 4 20:13
    mizan mengatakan…
    Siapa yang menolong agama Allah. Allah pasti menolong mereka….
    untuk saudaraku2 di FPI, bersabar dan tingkatkan terus semangat perjuangan. Jnji Allah pasti akan nyata. Siapakah yang lebih menepati janjinya dari pada Allah???
    Memang kejem bener para aktivis perusak akidah itu, mengadu domba kaum muslimin

    2008 Juni 4 20:27
    Hamba Alloh mengatakan…
    Andai saya masih sekuat dan belum memiliki beban tanggung jawab besar seperti dulu saya akan merasa bersyukur menjadi bagian dari perjuangan FPI, waktu islam di hina, di lecehkan dan di injak2 martabat oleh orang kafir tidak ada yg berani menyuarakan pembelaanya FPI telah tampil menjadi pembela memperjuankan agama Alloh ini, tapi heran ketika seorang gusdur merasa di hina ribuan orang rela mati untuk dia.saya hanya berjuan lewat doa semoga Alloh swt selalu memberi kekuatan pertolongan kepada orang2 yg ikhlas berjuan di jalan Alloh dan saya doa Habib Rijieq selalu di beri kesehatan dan kekuatan dalam memimpin FPI. Amin

    2008 Juni 4 20:57
    alex mengatakan…
    Sodara-sodara di FPI, vote yang kalian taro di sidebar blog ini, saya isi dengan kata SETUJU.

    Saya setuju Ahmadiyah mesti bubar, jika masih ngotot menggunakan nama Islam. Akar Islam itu syadahat. Tidak bisa ditawar, karena di sana identitas kita sebagai muslim.

    Tapiii… saya tidak setuju dengan kekerasan yang sering sekali kalian lakukan dimana-mana. Dakwah yang keras begitu cuma akan membuat orang lari!

    Rasulullah kurang apa dilempari di Thaif? Beliau menolak penduduk zalim di sana ditimpakan bukit oleh Jibril.

    Tapi anda-anda ini, saudara seiman, mencoreng wajah saudara-saudara kalian lainnya yang berdakwah di luar Petamburan.

    Kalian sadar atau tidak, bahwa banyak bibit-bibit muslim yang mungkin akan lahir dari kawasan mayoritas dimana non muslim berada, seperti kawasan Tapanuli, Minahasa, dan Papua?

    Jika kalian mengingkari ini, kalian juga mengingkari HAK ALLAH untuk menetapkan apa yang dikehendaki-Nya. Kalian mengingkari bahwa Salman Al-Farisi adalah non-muslim yang mencari kebenaran dan menjadi mukmin sejati.

    Defensiflah. Serang jika hanya diserang. Jika diserang dengan hujjah, balas dengan hujjah. Muslim itu bukan orang tolol yang cuma mengaji-ngaji meraung-raung takbir dan tahmid. Tapi juga belajar sejarah peradaban, belajar psikologi masyarakat.

    Ingat.. di Petamburan saudara-saudara mungkin mayoritas, tapi di berbagai daerah lain di Indonesia, saudara seiman dan jelas bukan Ahmadiyah bisa kena ekses dari perbuatan kalian. Berkacalah dari peristiwa Ketapang yang membuat muslim di NTB dibalas dengan kerugian 2x lipat dari kalian.

    Dan emosi saya lepas karena itu, sampai saya memaki saudara-saudara. Saya marah. Karena yang di daerah lain itu juga orang muslim. Bukan saudara dan saya saja orang muslim. Paham?!

    Mudah-mudahan ini jadi efek jera bagi saudara-saudara. Keangkuhan tidak disukai Allah, siapapun anda.

    Sudah. Doakan saja itu JIL dan segala Ahmadiyah itu diproses juga, biar tahu batas mana kebebasan liberalnya dan mana kebebasan dalam Islam.

    2008 Juni 4 22:20
    Hamba Alloh mengatakan…
    saya rasa orang yg menghujat perjuangan FPI adalah orang yg belum mengerti betul arti perjuangan menegakan ajaran Alloh di muka bumu ini, saya rasa di Indonesia kita perlu islam yg garis keras spt FPI agar Islam tidak selalu di jadikan kambing htam, ingat sekarang banyak orang yg menjual imannya untuk kepentingan pribadi kepada Yahudi dan keberadaan FPI dapat mengimbangi hal tersebut.
    sepertinya FPI harus memiliki media sendiri yg dapat menyeruakan kebenaran karena media sekarang tidak lagi objective lebih condong kepada kapitalis.Insya Alloh suatu hari FPI punya TV dan RAdio sendiri.
    percayalah Alloh akan membantu perjuangan kalian saudaraku di FPI

    2008 Juni 4 22:31
    didimus mengatakan…
    tolong direnungkan:
    seandainya anda meninggal dunia hari ini, apakah anda yakin pasti masuk surga?
    seandainya anda meninggal dan bertenu Allah di surga, lalu Allah bertanya, mengapa Aku mengijinkan engkau masuk surgaKU, apa jawab anda?

    dengan amal/ perbuatan baik???
    pertanyaannya, harus sebaik apa?

    dosa bukan hanya hal membunuh, mencuri, tetapi pikiran jahat, hati iri, perkataan kotor, tidak melakukan apa yang baik, semuanya dosa

    seandainya anda hanya berbuat dosa 3 kali sehari, wah tentu sudah sangat baik bukan.
    tetapi mari kita hitung, kalau satu hari 3 dosa, maka sebulan 90 dosa, setahun 1080dosa. kalau umur anda 80 tahun, maka sudah lebih dari 80.000 dosa. Dengan dosa sebanyak itu layakkah anda masuk surga?

    dan ini hukumnya: perbuatan baik tidak mungkin bisa menghapus dosa, sehingga seandainya perbuatan baik anda 80.000, tetapi ada satu dosa saja, itu sudah membuat anda tidak dapat masuk surga, karena surga itu sempurna.

    kesimpulannya: manusia tidak mungkin masuk suraga dengan usahanya sendiri. semua manusia membutuhkan JURUSELAMAT.
    Barang siapa percaya kepadaNya, semua dosanya diampuni, tetapi jika tidak percaya maka sesungguhnya ia masih meikul dosanya sendiri.

    renungkanlah kebenaran ini

    2008 Juni 4 23:07
    Abuyah mengatakan…
    ALLAHU AKBAR.. ALLAHU AKBAR.. ALLAHU AKBAR…
    Bismillahirohmanirrohim.
    Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku.” (OS. Al-Mukmin�n: 97-98).
    “Ya Tuhan, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkanlah pendirian kami, serta tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 250).
    “Ya Tuhan, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Th�ha: 27)
    Assalamualaikum wr.wb.
    Tidak ada kata-kata yg bisa mengungkapkan apa yg ada didalam hati ini. Marah, sedih, dan gembira. Marah karena ketidak adilan yang terjadi dihadapan mata, pengeroyokan dan penghinaan yg bertubi-tubi menggunakan bemper FPI, padahal sesungguhnya Islam lah yg jadi targetnya. Marah karena banyak umat Islam yg ikut2an terbius oleh propaganda-propaganda sesat dari kaum nasionalisme dan sekuler. Umat Islam lebih suka menghujat saudaranya sendiri dan membela mereka… Sedih, karena tidak termasuk dalam hamba-hamba ALLAH yang sedang diuji oleh ALLAH menegakkan panji ALLAH di indonesia ini. Hamba-hamba ALLAH yang tergabung dalam FPI. Begitu besar cobaan yg ALLAH berikan kepada hamba-hamba yang DIA cintai ini dalam menegakkan Al Haq. Tidak ada satu mahluk didunia ini yg dapat menahan kemulian yg ALLAH berikan kepada mereka yg berjuang dijalan ALLAH ini. Jangan terpesona wahai kaum sekuler, ingat sepandai-pandainya kalian membuat makar terhadap agama ALLAH , kalian tidak akan bisa menandingi makar yg akan ALLAH turunkan kepada kalian.
    Gembira karena ALLAH masih menyayangi negeri ini, masih sayang dengan rakyat negeri ini. Lebih utama warga Jakarta, bersyukurlah karena masih ada hamba-hamba ALLAH seperti Habib Rizieq dan para pasukan ALLAH yg tergabung dalam FPI. Salah satunya karena merekalah ALLAH tidak menurunkan azab terhadap rakyat negeri terutama Jakarta, gudangnya semua maksiat..
    Ya ALLAH, berikan Habib Rizieq, para pengikutnya dan berserta keluarganya kekuatan dalam menegakkan panji MU ya ALLAH di bumi ini. Berikan mereka kesabaran dan kemudahan dalam menjalani cobaan ini. Berikan mereka kesehatan dan kekuatan agar bisa terus menegakan syariat MU ya ALLAH. Bantu mereka untuk menghancurkan semua musuh-musuh MU seperti ENGKAU menurut burung-burung ababil untuk menghancurkan tentara gajah.
    Amien amien ya robbalallamien.
    ALLAHU AKBAR..ALLAHU AKBAR.. ALLAHU AKBAR..

    Nb.Untuk sang moderator, kalo boleh untuk mengimbangin hasutan2 yg sangat2 bertubi-tubi ini,terutama di media Televisi dan Internet. Buat situs resmi tentang FPI, kumpulkan semua tentang FPI dalam satu situs sabagai sumber berita dan informasi yg sebenarnya. Isi dengan dokumentasi kegiatan FPI yg banyak positifnya. Agar para masyarakat awab bisa mengetahui tentang FPI dari sumbernya. Isi dengan biagrafi sang Habib dan para pejuangan2 di FPI. Sangat disayangkan data-data itu masih bertebaran tanpa tahu siapa yg menyebarkannya di internet. Banyak video tentang FPI dan kegiatan habib baik yg positif atau yg sengaja memojokan FPI. Semoga berkenan.

    Wassalamualaikum wr.wb.

    2008 Juni 5 00:00
    IceKool mengatakan…
    Sunggung menegakkan kebenaran tidaklah indah, harus melawati rintangan yang curam dan terjal,

    Semoga Allah senantiasa mencurahkan kesabaran dan rahmat kepada orang-orang yang tulus menegakkan Agamanya, dan semoga Allah membebaskan mereka (orang-orang yang tulus menegakkan Agamanya) dari fitnah yang keji. Insya Allah.

    2008 Juni 5 00:22
    abu mengatakan…
    apresiate kepada FPI Medan (sumatera utara) yg dalam pernyataannya mengultimatum pemerintah untuk membubarkan Ahmadiyah dan AKKBB. jangan seperti Ketua FPI di Jember..banci.
    Jalan kalian InsyaAllah sudah benar, cuma media perss aja yg memelintir kebenaran itu karena ada pesanan dan karena nafsu duniawinya semata. Teruskan perjuanganmu saudara-saudaraku. Kebenaran pasti datang. Allahu Akbar

    2008 Juni 5 01:09
    ARMSTRONG mengatakan…
    @camur
    gw bukan anggota FPI, gw gak tau lo agamanya apa, yg pasti apapun agamanya kalo merasa di hina pasti akan marah. kebetulan di situ FPI yg berada di lokasi.
    masalah Amin, gus dur, mereka cuma ngebela partai mereka masing2, utk mencari kedudukan di pemerintahan, haus akan jabatan bukan membela umat islam. waktu ada kemunkaran apa mereka bertindak?
    masalah kekerasan yg di lakukan FPI itu hanyalah kemarahan yg di timbulkan oleh orang2 yg gak bertanggung jawab…

    2008 Juni 5 01:36
    abu mengatakan…
    Subhanallah. Kekuatan iman dari seorang Habib benar-benar patut diacungi jempol terutama bagi pengecut-pengecut yg menjual agamanya demi kesenangan duniawi.
    pimpinan FPI didaerah juga seharusnya mencontoh Habib yg tak gentar melawan kemungkaran, dia hanya takut kepada Allah semata tidak seperti pimpinan FPI di jember, jawa timur yang jadi banci hanya karena gertakan kaum munafikin dari Ormas Islam yg katanya beragama Islam namun menjadi antek yahudi, penjual aqidah demi orang yg dipujanya Gus Dur. para pimpinan FPI di daerah tegakkan kepala kalian, lihat saudara-saudaramu FPI yg saat ini sedang didzolimi di mabes polri, mereka tetap menegakkan kepalanya dan hanya tunduk serta sujud kepada Allah swt. karena mereka yakin dan ikhlas dengan jihad di jalan Allah. Saya tidak bisa mendukung dengan tenaga, InsyaAllah jika memungkinkan saya akan memberi dukungan dengan do’a dan sedikit harta yg saya miliki demi perjuangan Jundullah. Allahu Akbar.

    2008 Juni 5 04:57
    iis mengatakan…
    Untuk FPI terus berjuang hadapi orang yang buta mata dan hatinya dari ajaran islam dan hanya mengaku islam dengan cara yang lebih bijak. Surah Al-baqoroh ayat 8-18 (mereka itulah Golongan Orang Munafik)

    2008 Juni 5 05:38
    Warriors mengatakan…
    Sabar Saudaraku FPI, Allah bersama orang-orang yang benar. Kebenaran pasti menang.
    PAsti saat ini kaum kafir senang mendengar FPI tersudutkan. Jika anda seorang Muslim sejati, Rapatkan barisan, dukung saudara kita di FPI.
    Siapa sih yang g marah kalau di ganggu? Apalagi di Hina?
    Poko’nya Ahmadiyah harus dibubarkan!!Tidak ada tapi-tapian..
    Pokoknya BUBARKAN AHMADIYAH DAN ANTEK-ANTEKNYA..
    ALLAHUAKBAR….

    2008 Juni 5 06:23
    Front Pembela Islam mengatakan…
    To: Abu
    Terima kasih atas saran dan kritikannya, kami tidak akan membuat situs resmi karena akan mempermudah musuh-musuh Islam untuk menghancurkan kami. Kami belajar dari HAMAS di Palestina, hampir semua petinggi HAMAS dibunuh karena longgarnya informasi organisasi HAMAS. Utuk info kegiatan, Insya Allah akan di publish dalam bentuk yg berbeda.

    terima kasih
    wassalam

    2008 Juni 5 16:58
    Front Pembela Islam mengatakan…
    To: Ambush

    Tolong ajarkan kami bagaimana welas asih terhadap tempat maksiat dan orang yg menodai dan melecehkan Islam. Kami sudah melakukan semua pendekatan kepada Ahmadiyah maupun negara.

    2008 Juni 5 17:00
    Iklan

    Tinggalkan Balasan

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: