Ditulis oleh canaprasetya di/pada Juli 26, 2008
HTI-Press. Banyaknya gerakan Islam harus disikapi secara positif selama masing-masing gerakan berada dalam koridor Islam dan saling menjaga ukhuwah islamiyah, tidak saling ‘menistakan’ satu sama lain. Lalu bagaimana dengan keberadaan Hizbut Tahrir (HT) sendiri—sebagai salah satu elemen gerakan Islam—dalam konstelasi pergerakan Islam? Bagaimana sikap HT terhadap berbagai gerakan Islam lain? Bagaimana pula sikap HT terhadap gagasan penyatuan antargerakan Islam? Untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas, berikut ini redaksi mewawancarai Jubir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) M. Ismail Yusanto (Redaksi)
Gerakan Islam di Indonesia dan dunia begitu banyak. Bagaimana Hizbut Tahrir (HT) memandang fenomena ini?
Banyaknya gerakan Islam, menurut saya, kita tanggapi saja secara positif sebagai keragaman bentuk partisipasi umat dalam upaya untuk memajukan Islam. Maksudnya, itu menunjukkan semangat umat dengan caranya masing-masing memberikan segala yang dimilikinya untuk membuat Islam menjadi lebih baik dari kondisi yang ada sekarang.
Masalahnya, yang diperjuangkan oleh gerakan-gerakang Islam itu bermacam-macam.
Bahwa gerakan-gerakan itu begitu beragam baik dari segi pemikiran maupun orientasi geraknya merupakan konsekuensi dari kondisi Islam dan umatnya saat ini. Setelah tidak ada kehidupan Islam, ibarat buku, Islam adalah buku terbuka yang siapa saja bisa membaca, memahami, dan menginterpretasikannya. Dalam kondisi seperti ini, tidak ada satu pun pihak yang merasa otoritatif bisa memegang kendali interpretasi terhadap Islam dan bagaimana memperjuangkannya. Oleh karena itu, banyaknya gerakan Islam merupakan konsekuensi dari keterbukaan itu dan secara positif bisa dilihat sebagai cermin dari semangat umat untuk dengan berbagai cara berperan serta dalam upaya memajukan Islam.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Gerakan Anti Penindasan | Leave a Comment »
Ditulis oleh canaprasetya di/pada Juli 26, 2008
Semua kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Jawa Timur, Rabu (23/7), kalah telak! Kandidat itu paling tinggi meraih 25,51 persen suara (Karsa), lalu Kaji (25,36 persen), SR (22,19 persen), Salam (19,39 persen), dan Achsan hanya 7,55 persen. Semua gara-gara Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan atas UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Kandidat yang sudah lelah dan capek mengeluarkan uang untuk kampanye mau tidak mau harus mengulang ke pilkada putaran kedua, sekitar tiga bulan lagi, karena tidak ada yang meraih suara di atas 30 persen. Terutama, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) dan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji), dua pasangan yang meraih suara terbanyak pada putaran pertama sesuai hasil prediksi Kompas dan sejumlah lembaga survei lain.
Pemenang pilkada kali ini, seperti sejumlah pilkada lainnya, justru golongan putih atau golput. Mereka adalah pemilih yang sengaja tidak menggunakan hak pilih mereka atau tidak mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Angkanya mencapai 39,2 persen. Golongan tak berwarna ini paling besar justru ada di tlatah atau wilayah kebudayaan Pandalungan, yang mencapai 41,3 persen, di sekitar Kabupaten Jember, Probolinggo, Situbondo dan sekitarnya.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Gerakan Anti Penindasan | Leave a Comment »
Ditulis oleh canaprasetya di/pada Juli 3, 2008
Coba kamu bandingin antara Munarman dan Alisher, ada persamaannya gak?

Syabab.Com – Kuasa Hukum Munarman Syamsul Bahri Radjam dan 7 pengacara lainnya mengadukan kliennya kepada Komnas HAM, Selasa (24/6) kemarin. Pengaduan ini terkait dengan perlakuan pihak kepolisian yang tidak memberikan kesempatan kepada Munarman berbicara kepada publik. Munarman dilarang untuk menjelaskan yang terjadi sebenarnya mengenai kasus yang menimpa dirinya kepada wartawan.
Syamsul menambahkan ada indikasi pelanggaran hak untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat. Ada pihak-pihak tertentu yang ingin Munarman dibungkam. Seperti diketahui, selama ini Munarman termasuk vokal mengkritik beberapa kebijakan pemerintah seperti kenaikan BBM, keberadaan lab NAMRU-2, kasus BLBI dan lainnya.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Gerakan Anti Penindasan | 1 Komentar »
Ditulis oleh canaprasetya di/pada Juni 16, 2008
Ditulis dalam Gerakan Anti Penindasan | Leave a Comment »
Ditulis oleh canaprasetya di/pada Juni 2, 2008
Ditulis dalam Gerakan Anti Penindasan | Leave a Comment »
Ditulis oleh canaprasetya di/pada Mei 31, 2008
Ditulis dalam Gerakan Anti Penindasan | Leave a Comment »