JIKA ada keberuntungan, maka tidak akan euforia menerimanya, karena itu datangnya dari Allah SWT. Begitu pula jika meraih sukses, ungkapan syukur dan ikhlas kemudian berbagi dengan sesama adalah hal utama yang perlu dilakukan.
Itulah semboyan jitu pengusaha muslim asal Banjarbaru, Ustad Lihan. Sosoknya sebagai pekerja keras tetapi sederhana dan hidup apa adanya memang menjadikannya sosok yang patut jadi inpirasi pebisnis Islami.“Tegar!” tegasnya seraya mengatakan, “orang bisnis harus tegar dan mempunyai etos kerja, semangat kerjanya harus tinggi, di samping itu kite harus menjalaninya dengan Lillahi Ta’ala” ujarnya saat BPost bersilaturahmi ke rumah sekaligus kantornya di kawaan Cindai Alus Rt 2 Martapura.Berawal dari hanya sebagai ustad di Ponpes Darul Hijrah Banjarbaru dan perantara jual beli sepeda motor 1998 lalu, Ustad Lihan kini mempunyai beberapa usaha yang tergabung dalam PT Tri Abadi Mandiri yang bergerak di berbagai bidang usaha.
Sebut saja perdagangan Intan, Konsultan, wedding organizer, franchise restoran hingga toko permata yang mengantarkannya menjadi ‘miliarder’ baru.














